Moko, seorang mahasiswa arsitektur yang harus menjadi tulang punggung keluarganya setelah orang tuanya meninggal dunia. Moko terpaksa menekan mimpinya karena tuntutan ekonomi. Ia harus memastikan dapur tetap berfungsi. Moko harus bekerja lebih keras untuk dapat menghidupi keluarga saudara laki-lakinya, tanpa mengabaikan ambisi pribadinya. Alasannya, ia juga harus bertanggung jawab atas saudara laki-lakinya, ipar perempuannya, dan tujuh keponakannya. Ia tinggal bersama saudara laki-lakinya. Keponakannya memanggil Moko "saudara". Tidak hanya tuntutan ekonomi, Moko juga harus mampu berbaur dengan dunia ketujuh keponakannya yang berasal dari generasi yang berbeda. Tidak jarang, perbedaan pendapat antara Moko dan keponakannya menambah masalah yang harus diselesaikan.






